Personel Polresta Banda Aceh amankan pawai malam takbiran Idul Adha 1447 hijriah di dua lokasi.
Lokasi pertama dilaksanakan di Kota Banda Aceh dengan melibatkan personel sebanyak 453 orang, kemudian di Kabupaten Aceh Besar pengamanan sebanyak 243 orang.
Pengamanan dilakukan guna memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kabagops AKP Muhammad Hasbi menyebutkan, ratusan personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari jalur pawai, persimpangan jalan, pusat keramaian, hingga lokasi pelaksanaan takbiran di masjid-masjid.
Selain personel kepolisian, pengamanan juga melibatkan unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya, sebut AKP M Hasbi, Selasa (26/5/2026).
Pawai malam takbiran yang digelar masyarakat di Banda Aceh dan Aceh Besar diperkirakan disaksikan ribuan warga, peserta dari berbagai gampong dengan menggunakan kendaraan hias dan berjalan kaki melintasi rute yang telah disiapkan, ucap Kabagops lagi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama pelaksanaan malam takbiran, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak melakukan aksi yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar nya.
Polresta juga melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan untuk mengurai kepadatan kendaraan selama pawai berlangsung. Petugas turut disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, balap liar, penggunaan petasan, hingga kemacetan.
Masyarakat menyambut antusias pelaksanaan malam takbiran yang berlangsung meriah dengan lantunan takbir dan arak-arakan kendaraan hias bernuansa Islami. Polisi berharap perayaan Idul Adha tahun ini dapat berjalan kondusif dan penuh khidmat, harap Kabagops.
Pengamanan malam takbiran menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, pungkas mantan Kabagops Polres Langsa ini.


Belum ada komentar untuk artikel ini.