Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek jajaran Polresta Banda Aceh menggelar patroli terpadu serta sosialisasi pencegahan Karhutla di sejumlah wilayah rawan, pada Senin (13/10/2025). Kegiatan ini melibatkan personel Binmas dan Bhabinkamtibmas di masing-masing kecamatan.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kapolsek Kasi Humas Iptu Erfan Gustiar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi dampak Karhutla yang dapat merugikan masyarakat, merusak lingkungan, serta mengganggu kesehatan publik.
“Pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan. Keberhasilan menjaga hutan dan lahan hanya bisa dicapai dengan kesadaran serta peran aktif masyarakat,” ujar Iptu Erfan.
Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian menyambangi warga di sekitar kawasan hutan dan lahan untuk memberikan edukasi tentang bahaya Karhutla, mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta mengingatkan warga untuk segera melapor ke pihak berwajib apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran mencurigakan.
Pendekatan humanis yang dilakukan petugas mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku merasa lebih diperhatikan serta memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan secara bersama.
Selain itu, Ia menegaskan bahwa kegiatan patroli terpadu dan sosialisasi ini akan terus dilaksanakan secara rutin.
“Kami hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk membangun kesadaran bersama demi menjaga alam tetap lestari,” tegas Erfan.
Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, Polresta Banda Aceh optimistis dapat menekan risiko Karhutla, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan berkelanjutan di wilayah hukumnya.


Belum ada komentar untuk artikel ini.