Memasuki hari ke empat di bulan suci Ramadan 1447 hijriah, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah melalui Dir Binmas KBP Donny Siswoyo, mengajak umat Islam untuk introspeksi diri dan menjadi lebіh baik.
Ajakan ini disampaikan dalam ceramah agama di Masjid Raya Baiturrahman, Minggu (22/2/2026) malam yang bertemakan Puasa dan Kamtibmas.
Kita ketahui bersama, bahwa bulan ramadhan adalah momen yang dinanti umat islam untuk introspeksi diri dan menjadi lebіh baik. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, empati, dan pengendalian diri, sekaligus mendekatkan diri kepada sang khalik, ucap Dir Binmas.
Kemudian, nilai kesabaran dan pengendalian diri dalam ramadhan sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, membantu menghindari konflik yang tidak perlu. Selain itu, bulan ini menjadi kesempatan memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial, menciptakan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis, tambahnya.
KBP Donny Siswoyo mengatakan, sebagai umat islam kita wajib menerapkan nilai-nilai islami agar dapat mewujudkan keamanan. Selain itu, seperti yang sudah dilakukan oleh nabi Muhammad SAW, bahwa menerapkan nilai-nilai syariat islam dan hukum-hukumnya dalam kehidupan sehari-hari akan membantu dalam menjaga stabilitas keamanan itu sendiri.
“ Dari keterangan di atas, untuk menjamin keamanan ummat islam dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu dari diri sendiri (keimanan) yang kokoh dan dari komunitas atau negara, yang memberikan jaminan keamanan untuk mewujudkan kehidupan yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur” sebutnya.
Kemudian, lanjut Dir Binmas, sebagai warga negara yang baik, mari kita bersama mendukung upaya kepolisian dalam menjaga kamtibmas. Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga tanggung jawab kita semua.
“Laporkan setiap kejadian mencurigakan atau yang berpotensi mengganggu ketentraman kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan teраt” harapnya.
Dalam buku mengobati penyakit hati membentuk akhlak mulia, disebutkan bahwa iri, dengki, amarah, dan kesombongan menghalangi ketenangan jiwa dan kedekatan dengan Allah.
“Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga hati dan akhlak dari keburukan. Dengan berpuasa, kita belajar untuk sabar, tenang, dan mengendalikan diri, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada keamanan dan ketertiban masyarakat” katanya.
Ibadah puasa juga mengajarkan kita akan kepedulian dan mempererat persaudaraan dengan memahami penderitaan sesama. Dalam konteks kamtibmas, lanjut Dir Binmas, banyak persoalan sosial berakar dari kebencian dan amarah. Jika puasa diamalkan dengan baik, masyarakat akan lebih tenteram, saling menghormati, dan menjauhi perilaku merugikan. Ini menjadi pengingat bagi kita semua agar tidak menggunakan lisan dan perbuatan untuk menyakiti orang lain, baik dalam kehidupan sehari-hari atau di dunia maya.
Di bulan ramadhan, tantangan kamtibmas meningkat, terutama saat sahur, berbuka, dan malam takbiran. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan tetap kondusif dengan saling menjaga, mengingatkan, dan menolong. Masyarakat perlu berperan aktif dalam menciptakan keamanan dengan melaporkan potensi gangguan dan menjaga diri serta keluarga dari tindakan melanggar hukum, ajaknya lagi.
Sebelum mengakhiri ceramah ini, saya mengajak kita semua untuk meningkatkan solidaritas dan kerjasama antar sesama umat manusia. Marilah kita bekerja sama, sama-sama bekerja menjadi teladan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga kita dapat meraih berkah dan rahmατ yang melimpah dari Allah SWT, khususnya dalam bulan suci ramadhan ini, pungkasnya.
Usai pelaksanaan kegiatan, ia turut menyerahkan Sadaqoh dari Kapolda Aceh kepada Mesjid Raya Baiturrahman sebanyak 50 Kilogram buah kurma arab.


Belum ada komentar untuk artikel ini.