Dapur bata milik Rasyidah (61), seorang pensiunan di Gampong Khaju, Dusun Lamseunong, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, terbakar pada Sabtu, 25 Juli 2026 sekitar pukul 12.32 WIB.
Bangunan yang terbakar merupakan dapur dengan konstruksi kayu dan mengalami kerusakan sedang.
Maswani, Petugas BPBD Aceh Besar mengatakan pihaknya mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran yang didukung tiga personel. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan proses pemadaman.
"Petugas segera melakukan penanganan kebakaran dapur bata setelah menerima informasi dari petugas DPKP Kota Banda Aceh,"ucapnya.
Maswani menyebutkan api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan selesai pada pukul 12.55 WIB.
"Untuk penyebab kejadian kebakaran dalam penyelidikan pihak berwenang," katanya.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Baitussalam, Iptu Riyan Asriadi menjelaskan, api yang menghaguskan sebagian dapur bata disebabkan adanya angin kencang.
Ia mengatakan, awal kejadian sekira Pukul 13.00 WIB, salah satu pekerja cetak batu bata bernama Koko melihat sisa pembakaran dari dapur batu bata milik Marzuki yang masih ada bara api, dan sudah berupaya untuk memadamkan dengan cara penyiaraman air, namun angin kencang yang berhembus membuat sisa bara api tersebut terbang ke dapur Bata milik Rasyidah sehingga membakar bagia atap tempat produksi batu batanya.
Warga yang melihat adanya kebaran, berteriak meminta tolong kepada warga lainnya seraya ikut membantu melakukan penyiraman menggunakan air disekitar lokasi, sebut Kapolsek.

Personil Polsek Baitussalam melakukan pengamanan lokasi kejadian dan Petugas Pemadam Kebakaran melakukan pendinginan serta memastikan tidak ada Lagi api yang tersisa, ujar Iptu Riyan.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, pungkas Kapolsek.
Belum ada komentar untuk artikel ini.