Suasana khidmat menyelimuti Mesjid Babuttaqwa, Polresta Banda Aceh, Jumat (19/9/2025) pagi. Seluruh personel jajaran Polresta hingga Polsek bersama para Pejabat Utama (PJU) larut dalam doa bersama demi keselamatan anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.15 WIB itu dipimpin oleh Tgk H Bayu Ramadhan, Pimpinan Pesantren Zawiyyah Thibbul Qulub, Gampong Ulee Pata, Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh dengan penuh kekhusyukan.
Pelaksanaan Zikir dan Doa bersama ini di pimpin oleh Kabag SDM, Kompol Armia.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kabag SDM Kompol Armia menyampaikan bahwa doa bersama merupakan wujud ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan Allah SWT agar seluruh personel Polri selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
“Selain melaksanakan tugas dengan profesional, kita juga perlu berserah diri kepada Allah SWT agar setiap langkah yang kita lakukan mendapat ridha-Nya. Doa bersama ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan memperkuat semangat pengabdian,” ujarnya.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh personel Polresta dan Polsek jajaran berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Para peserta tampak larut dalam doa, berharap penguatan mental dan spiritual ini menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian di lapangan.
Sementara itu, pencerahan terkait dengan zikir dan doa bersama, Tgk H Bayu Ramadhan, Pimpinan Pesantren Zawiyyah Thibbul Qulub, mengatakan bahwa keberkahan bermakna peningkatan atau bertambahnya kebaikan dalam sesuatu, baik itu dalam rezeki, waktu, kesehatan, keluarga, atau aspek kehidupan lainnya.
Kemudian, mencapai keberkahan mencakup lebih dari sekadar jumlah atau kuantitas. Sesuatu yang berkah tidak selalu terlihat dari seberapa banyak yang dimiliki, melainkan dari manfaat, ketenangan, dan rasa cukup yang dirasakan, sambungnya.
"Artinya dengan mencapainya keberkahan seseorang maka sudah pasti ada keselamatan di dalam diri seorang itu", tutup sang penceramah.
Belum ada komentar untuk artikel ini.