Kapolda Aceh Hingga Kapolresta Ikut Tanam Pohon Bermanfaat di Dayah Mini

30 Oct 2026 18:30   Humas   45x dilihat

Kapolda Aceh Hingga Kapolresta Ikut Tanam Pohon Bermanfaat di Dayah Mini

 

BANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, bersama Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, serta Pejabat Utama Polda Aceh melakukan penanaman puluhan pohon produktif di Yayasan Pendidikan Islam Dayah Mini Aceh, Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (30/10/2026) sore.

Puluhan batang pohon dari berbagai jenis ditanam dalam kegiatan bertajuk Green Policing tersebut. Program ini merupakan bagian dari implementasi Quick Wins Kapolri yang memadukan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Aceh, jajaran Polresta Banda Aceh, pimpinan Dayah Mini Aceh, tokoh masyarakat, dewan guru, serta para santri. 

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, menjelaskan bahwa Green Policing merupakan pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada terciptanya situasi keamanan yang kondusif, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

Menurutnya, keamanan dan kelestarian lingkungan merupakan dua hal yang saling berkaitan. Lingkungan yang bersih, sehat, dan terawat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas kehidupan masyarakat.

Karena itu, menjaga lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah maupun institusi tertentu, melainkan membutuhkan kepedulian dan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polri juga ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda, khususnya para santri, agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan di sekitar mereka.

Tanam Puluhan Pohon Produktif

Dalam kegiatan penghijauan di Dayah Mini Aceh tersebut, sebanyak 53 batang pohon produktif ditanam di lingkungan yayasan pendidikan Islam itu.

Puluhan pohon tersebut terdiri atas 13 batang pohon mangga, 13 pohon alpukat, 13 pohon jambu air, 10 pohon jambu biji, dua pohon sawo, serta dua pohon nangka.

Pemilihan tanaman produktif diharapkan tidak hanya memberikan manfaat penghijauan dan menciptakan lingkungan dayah yang lebih teduh, tetapi juga menghasilkan buah yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh lingkungan pendidikan tersebut.

Selain melakukan penanaman pohon, dalam rangkaian kegiatan itu, Kapolda Aceh juga menyerahkan bantuan berupa 20 karung beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Dorong Polsek Ajak Warga Peduli Lingkungan

Lebih lanjut, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho menjelaskan bahwa semangat Green Policing juga terus didorong hingga ke tingkat Polsek jajaran Polresta Banda Aceh.

Personel kepolisian diharapkan dapat menjadi penggerak sekaligus mengajak masyarakat di gampong binaan untuk melakukan berbagai kegiatan positif yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut dapat diwujudkan melalui penanaman pohon produktif, penghijauan kawasan permukiman, menjaga kebersihan fasilitas umum, hingga merawat tanaman yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kapolresta menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial penanaman pohon, tetapi harus diikuti dengan komitmen untuk merawat dan menjaga keberlangsungannya.

Kesadaran itu juga perlu dibangun melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan saluran air, merawat pepohonan, serta menghindari aktivitas yang dapat merusak lingkungan.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah pencegahan terhadap berbagai persoalan ekologis, termasuk kerusakan kawasan hijau, kebakaran hutan dan lahan, serta potensi bencana akibat menurunnya kualitas lingkungan.

Di sisi lain, keterlibatan langsung personel kepolisian dalam kegiatan penghijauan juga diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, kehadiran polisi tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Program Green Policing ini diharapkan dapat menjadi gerakan berkelanjutan melalui penguatan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, lembaga pendidikan keagamaan, pemerintah gampong, serta masyarakat luas.

Dengan demikian, upaya menjaga kelestarian alam dapat berjalan beriringan dengan terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Tags: green policingpohon bermanfaatpolresta banda aceh


Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Tinggalkan Komentar

Anti-Spam: Komentar akan dimoderasi. Hindari penggunaan link, kata-kata tidak pantas, atau promosi.
Minimal 3 karakter. Hindari karakter spesial.
Email Anda tidak akan dipublikasikan.
0/1000 karakter
Jawab pertanyaan matematika di atas untuk memverifikasi bahwa Anda manusia