BANDA ACEH – Jajaran Polda Aceh terus menggencarkan kegiatan shalat Subuh berjamaah keliling (Subuh Keliling) di berbagai masjid dalam wilayah Provinsi Aceh. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin mulai dari tingkat Kapolda hingga Kapolsek tersebut menjadi salah satu upaya mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Seperti yang berlangsung di Masjid Jami' Baitussalihin, Gampong Ceurih, Banda Aceh, Sabtu (31/10/2026) pagi.
Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh turut melaksanakan shalat Subuh berjamaah bersama sekitar 300 jamaah.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.30 WIB itu juga dihadiri Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, bersama jajaran pejabat utama Polresta Banda Aceh, Kapolsek Ulee Kareng, serta sejumlah personel kepolisian.
Shalat Subuh berjamaah tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Ulee Kareng, AKP Suriya, selaku imam. Sementara tausiah agama disampaikan Imum Chik Masjid Jami' Baitussalihin, Tgk H Syarifuddin.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi secara langsung.
Menurutnya, kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan silaturahmi dan membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, turut menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada para jamaah.
Kapolda mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid melalui shalat berjamaah, sekaligus berperan aktif menjaga situasi keamanan agar tetap aman, damai, dan kondusif, khususnya di wilayah Kota Banda Aceh.
Kegiatan Subuh Keliling ini juga merupakan salah satu bentuk implementasi prioritas dari delapan Program Quick Wins Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat.
Selain mempererat hubungan antara polisi dan warga, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun komunikasi dua arah sehingga berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diketahui dan ditangani lebih dini.
Kapolda Aceh juga menyampaikan bahwa personel kepolisian di seluruh jajaran Polda Aceh terus melaksanakan patroli rutin, termasuk menjangkau kawasan perkampungan dan permukiman penduduk di berbagai wilayah Aceh.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas.
Ajak Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Hoaks

Dalam arahannya, Kapolda Aceh turut mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi, terutama yang beredar melalui media sosial.
Masyarakat diimbau tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya atau informasi bohong (hoaks) yang berpotensi menimbulkan keresahan dan mengganggu stabilitas keamanan.
Kapolda juga menegaskan bahwa Polda Aceh beserta seluruh jajaran senantiasa membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan informasi, aspirasi, maupun keluhan terkait situasi keamanan di lingkungan masing-masing.
Apabila menemukan atau mengalami gangguan Kamtibmas, masyarakat dapat segera melapor ke kantor polisi terdekat maupun menghubungi personel Bhabinkamtibmas yang bertugas di setiap gampong.
Melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, kepolisian berharap berbagai persoalan keamanan dapat diselesaikan secara cepat sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih luas.
Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai bentuk provokasi yang dapat mengusik ketenteraman masyarakat.
Sinergisitas antara kepolisian, tokoh agama, aparatur gampong, dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif.
Usai penyampaian pesan Kamtibmas, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara jajaran kepolisian dan jamaah Masjid Jami' Baitussalihin.
Rangkaian Subuh Keliling kemudian ditutup dengan kegiatan coffee morning bersama masyarakat di Warung Kopi Cut Nun.
Suasana santai tersebut sekaligus menjadi wadah silaturahmi dan komunikasi langsung antara pimpinan kepolisian dengan warga, guna memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Banda Aceh.
Belum ada komentar untuk artikel ini.