Personel Polisi Wanita (Polwan) Polresta Banda Aceh Polda Aceh ikut andil melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran di Stadion Olahraga Harapan Bangsa, Rabu (19/11/2025).
Tes Kesamaptaan Jasmani semester Dua tahun 2025 dipimpin langsung oleh Kasubbag Watpers Bag SDM Polresta Banda Aceh Iptu Munawir Razali dan Kegiatan ini diikuti oleh personel Polresta dan Polsek Jajaran.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kabag SDM Kompol Armia menjelaskan bahwa tes ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik personel Polri, khususnya di Polresta dan Polsek Jajaran sekaligus untuk memantau perkembangan fisik mereka.
Bukan polisi laki-laki saja yang ikut dalam kegiatan ini, akan tetapi juga bagi Polisi Wanita bahkan ASN wanita pun harus mengikuti kegiatan ini dengan baik, ujar Kabag SDM.
Tentunya Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) ini dilaksanakan dua kali dalam setahun, yang dibagi dalam dua semester,” ujarnya.
Sebelumnya Kompol Armia menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan setiap enam bulan untuk mengukur kemampuan fisik para personel serta memelihara kesehatan agar mereka selalu siap menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Selain itu, hasil TKJ juga menjadi salah satu komponen penilaian dalam aplikasi Polri.
Tes Kesamaptaan Jasmani mencakup beberapa kategori, yaitu lari selama 12 menit, push-up, sit-up, pull-up, dan shuttle run.
Para peserta dibagi dalam beberapa golongan usia, yaitu Golongan 1 (18-30 tahun), Golongan 2 (31-40 tahun), Golongan 3 (41-50 tahun), dan Golongan 4 (di atas 50 tahun).
Untuk jarak lari selama 12 menit, setiap golongan memiliki target yang berbeda, dengan Golongan 1 dan Golongan 2 harus menempuh jarak lebih panjang dibandingkan golongan lainnya.
Sementara itu, untuk Golongan 4, yang berusia di atas 50 tahun, tidak diwajibkan memenuhi target tertentu, namun tetap diharapkan mengikuti tes sesuai kemampuan fisik mereka.
“Tes ini disesuaikan dengan usia untuk memastikan semua personel dapat berpartisipasi sesuai dengan kondisi fisik mereka. Golongan 4 hanya diminta untuk berusaha semampunya,” tutup Kompol Armia.


Belum ada komentar untuk artikel ini.