BANDA ACEH – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banda Aceh menggelar kegiatan penerangan keliling (Penling) di Simpang Surabaya, Banda Aceh, Selasa (27/10/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Banda Aceh dengan menyasar kawasan keramaian masyarakat, terutama pengguna jalan yang melintas di persimpangan.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, melalui Kasat Lantas, Kompol Moch Abdhi Hendriyatna, mengatakan bahwa penerangan keliling merupakan salah satu upaya preventif kepolisian untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Melalui kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, serta lampu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).
Masyarakat juga diingatkan agar selalu berhati-hati saat berkendara, menjaga jarak aman, tidak menerobos lampu merah, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Simpang Surabaya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan karena merupakan kawasan pertemuan arus kendaraan yang membutuhkan kedisiplinan dan kewaspadaan para pengguna jalan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas di persimpangan dinilai penting untuk meminimalkan potensi konflik antarkendaraan maupun risiko kecelakaan, sebut Kompol Abdhi.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Satlantas Polresta Banda Aceh dalam mendukung Operasi Patuh Seulawah 2026. Melalui pendekatan edukatif dan persuasif, kepolisian berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.
Satlantas Polresta Banda Aceh mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa tertib, sabar, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Dengan meningkatnya kesadaran serta kepatuhan masyarakat, diharapkan angka pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, sehingga situasi lalu lintas di Banda Aceh tetap aman, tertib, dan lancar.
Belum ada komentar untuk artikel ini.