Walikota sebagai salah satu dari Unsur Forkopimda mengajak Kapolresta untuk membangun daerah terutama Kota Banda Aceh yang menjadi Barometer Provinsi Aceh.
Kegiatan ini dikatakan Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal ketika bersilahturahmi dengan Kapolresta Kombes Pol Andi Kirana di Mapolresta, Jumat (6/2/2026).
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana mengatakan, wilayah hukum Polresta terdiri dari 10 Kecamatan dari Kabupaten Aceh Besar dan 9 dari Kota kita.
Polresta terdiri dari 19 Kecamatan baik dari sebagian besar dari Aceh Besar dan 9 lainnya dari Kota Banda Aceh. Saat ini Polresta Banda Aceh melayani penduduk sebanyak 521.140 jiwa, ujar Kapolresta.
Kolaborasi kita kedepan lanjut Kapolresta, kita akan membentuk timsus penanganan kepemilikan lahan secara ileggal. Dimana saat ini dengan ada nya berbagai lahan ilegal maka besar kemungkinan terjadinya bencana alam, sebutnya lagi.
Sementara itu, Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal merespons baik apa yang dikatakan oleh Kapolresta.
Kami sangat mendukung Program Kapolresta yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota.
Kolaborasi kita ini sudah berjalan lama, jadi dengan kepemimpinan Kapolresta Banda Aceh yang baru, tentunya perjalanan pembangunan tetap berjalan seperti yang sebelumnya, kata Walikota.
Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Banda Aceh banyak memberikan bantuan kepada para korban bencana hidrometeorologi banjir di beberapa Kabupaten lainnya. Jadi kita tidak memerhatikan Kota kita saja, namun semuanya kita bantu, ucap Illiza.
Jelang bulan suci Ramadhan nantinya, mari kita bersama-sama untuk memantau perkembangan pasar tradisional, kita akan melaksanakan pengecekan harga kebutuhan pokok, termasuk ketersediaan dan harga dagging meugang, tutur Illiza.
Kedepan, Kota Banda Aceh akan mengadakan berbagai kegiatan Islami, salah satunya Ramadahan Fest yang setiap tahun diadakan di Pusat Kota, tutup nya.


Belum ada komentar untuk artikel ini.