Kapolsek : “ Warga menghubungi layanan 110 minta bantuan, Tiga Rumah dan Satu Mobil Hangus, Tiga Rumah Lainnya Terdampak“.
ACEH BESAR – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Kompleks Permata Punie, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (25/10/2026) dini hari.
Musibah yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tersebut menghanguskan tiga unit rumah dan satu mobil Honda Brio Satya. Selain itu, tiga rumah lainnya turut terdampak kobaran api, terutama pada bagian dapur.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, melalui Kapolsek Darul Imarah, Iptu Agung Arya Putra, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh salah seorang penghuni rumah bernama Ganda Pasaribu (43).
Saat kejadian, Ganda yang sedang tertidur tiba-tiba terbangun setelah mencium bau asap. Ia kemudian terkejut ketika melihat kobaran api sudah muncul dari arah dapur rumahnya, ujar Kapolsek.
Menyadari situasi tersebut, lanjut Kapolek, Ganda langsung membangunkan istrinya dan mengajaknya keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Setelah berhasil keluar, Ganda berteriak meminta pertolongan sekaligus membangunkan para tetangga agar segera menyelamatkan diri dari kobaran api yang mulai membesar.
“ Teriakan tersebut didengar seorang warga bernama Said Mahza. Ia kemudian bergerak cepat menghubungi layanan kepolisian 110 dan petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan,” ungkapnya.
Namun, kondisi bangunan rumah yang saling berdempetan membuat api dengan cepat merambat ke rumah warga lainnya.
Dalam waktu singkat, kobaran api semakin membesar hingga menghanguskan tiga unit rumah beserta satu unit mobil yang berada di kawasan permukiman tersebut, tambah Iptu Agung.
Tiga Rumah Hangus, Tiga Lainnya Terdampak
Berdasarkan data yang dihimpun kepolisian, tiga rumah yang hangus dalam peristiwa itu masing-masing milik Ganda Pasaribu (43), Sunandar (52), dan Abdul Muthalib (55).
Selain bangunan rumah, satu unit mobil Honda Brio Satya berwarna abu-abu metalik dengan nomor polisi B 2468 TYF milik Dianur Pardan (52) juga hangus terbakar.
Sementara itu, tiga rumah lainnya mengalami dampak kebakaran pada bagian dapur.
Ketiga rumah tersebut masing-masing milik T. Banta Khairul Iksan (51), Misriati (58), dan Hendri (46), yang juga merupakan warga Kompleks Permata Punie.
Enam Armada Dikerahkan, Api Padam Setelah Dua Jam
Mendapatkan laporan dari masyarakat, baik melalui layanan 110 dan layanan 113, sejumlah armada pemadam kebakaran langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.
Sekitar pukul 04.30 WIB, petugas pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas ke bangunan lainnya, ujar Kapolsek.
Sebanyak enam armada dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut, terdiri atas dua armada dari Pos Induk, satu armada Pos Peukan Bada, serta dua armada Pemadam Kebakaran Banda Aceh. Selain itu, satu unit water tank dari Rindam Iskandar Muda turut diterjunkan dengan dukungan empat personel.
Enam personel Polsek Darul Imarah juga turun langsung ke lokasi untuk membantu proses penanganan kebakaran dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah berjibaku selama sekitar dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api pada pukul 06.00 WIB.
Petugas kepolisian selanjutnya melakukan sejumlah tindakan, mulai dari mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, membantu proses pemadaman, hingga memasang garis polisi (police line) di area kebakaran.
Sekitar pukul 06.10 WIB, seluruh armada pemadam kebakaran bersama personel Polsek Darul Imarah meninggalkan lokasi setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian material yang dialami para korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“ Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini” pungkas Kapolsek.
Belum ada komentar untuk artikel ini.