Wakapolda Aceh Ingatkan Pelajar Pentingnya Helm, Kapolresta Ajak Sekolah Cegah Bullying di Yayasan Baitul Quran Silaturahmi Al-Wildan Islamic School 21

26 Oct 2026 11:02   Humas   73x dilihat

Wakapolda Aceh Ingatkan Pelajar Pentingnya Helm, Kapolresta Ajak Sekolah Cegah Bullying di Yayasan Baitul Quran Silaturahmi Al-Wildan Islamic School 21

BANDA ACEH – Kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan. Kali ini, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Dr Latif Usman menyambangi Yayasan Baitul Quran Silaturahmi Al-Wildan Islamic School 21, Gampong Merduati, Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh, Senin (26/10/2026) pagi.

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB tersebut menjadi momentum bagi jajaran Polda Aceh untuk menyapa langsung para pelajar sekaligus menanamkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, kedisiplinan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.

Dalam kunjungan itu, Wakapolda Aceh turut didampingi Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Deden Supriyatna Imhar, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, Kapolsek Kuta Raja AKP Samsul Bahri serta  Kasi Humas Iptu Eddy Musfikar. 

Kedatangan rombongan disambut pihak pengelola, tenaga pendidik, dan para siswa Al-Wildan Islamic School 21 Banda Aceh.

Di hadapan para pelajar, Brigjen Pol Latif Usman mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

Ia mengatakan, kehadiran kepolisian di lingkungan pendidikan bukan semata-mata untuk menyampaikan pesan keamanan, melainkan juga membangun kedekatan dengan para pelajar sejak usia dini.

"Kami dari Polda Aceh bersilaturahmi ke Yayasan Baitul Quran Silaturahmi Al-Wildan Islamic School 21 Banda Aceh. Tentunya kami sangat bersyukur dapat bertemu langsung dengan anak-anak kami di sini," ujar Wakapolda Aceh.

Ingatkan Anak-anak Selalu Gunakan Helm

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan anak-anak saat berada di jalan raya.

Ia mengingatkan para siswa agar senantiasa berhati-hati ketika bepergian bersama orang tua, terutama saat menggunakan kendaraan roda dua.

Menurutnya, keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebiasaan yang ditanamkan sejak dini, mengingat kecelakaan dapat terjadi kapan saja apabila pengguna jalan mengabaikan aturan keselamatan.

"Kalau adik-adik diajak orang tua naik sepeda motor, mintalah helm. Helm itu penting untuk melindungi dan mengamankan kepala apabila terjadi kecelakaan," pesannya.

Tidak hanya mengingatkan penggunaan helm, Wakapolda Aceh juga memberikan edukasi sederhana mengenai fungsi lampu lalu lintas atau traffic light kepada para siswa.

Ia menjelaskan bahwa setiap warna pada lampu lalu lintas memiliki makna yang wajib dipahami dan dipatuhi oleh seluruh pengguna jalan.

Lampu merah menandakan kendaraan wajib berhenti, lampu kuning merupakan isyarat untuk berhati-hati dan bersiap berhenti, sedangkan lampu hijau memberikan tanda bahwa kendaraan diperbolehkan melanjutkan perjalanan dengan tetap memperhatikan keselamatan.

Melalui pemahaman tersebut, para pelajar diharapkan tidak hanya mengenal rambu dan aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta mengingatkan anggota keluarga untuk selalu mengutamakan keselamatan di jalan raya.

Cegah Bullying di Lingkungan Sekolah

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho menjelaskan bahwa kunjungan jajaran Polda Aceh tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan lembaga pendidikan.

Selain memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, kegiatan ini juga menjadi sarana penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada seluruh warga sekolah.

Menurutnya, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar, mengembangkan potensi, serta membentuk karakter positif.

Karena itu, para siswa diajak untuk meningkatkan kedisiplinan, mematuhi tata tertib sekolah, saling menghormati, serta menjauhi berbagai perilaku negatif, termasuk tindakan perundungan atau bullying.

Kapolresta juga mengajak para tenaga pendidik untuk terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap peserta didik, sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan pihak kepolisian.

Sinergi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian dinilai memiliki peran penting dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan ini, diharapkan terbangun hubungan yang semakin erat antara Polri dan pihak Al-Wildan Islamic School 21 Banda Aceh.

Selain meningkatkan pemahaman pelajar tentang keselamatan berlalu lintas, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran hukum, kedisiplinan, serta tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.

Kehadiran jajaran Polda Aceh di tengah para pelajar sekaligus mempertegas komitmen kepolisian untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis, khususnya dalam mendampingi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, peduli, dan taat terhadap aturan.

Tags: polisi peduli pendidikanyayasan baitul quran silaturahmi al-wildan islamic school 21polresta banda aceh


Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Tinggalkan Komentar

Anti-Spam: Komentar akan dimoderasi. Hindari penggunaan link, kata-kata tidak pantas, atau promosi.
Minimal 3 karakter. Hindari karakter spesial.
Email Anda tidak akan dipublikasikan.
0/1000 karakter
Jawab pertanyaan matematika di atas untuk memverifikasi bahwa Anda manusia