Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina melakukan pendistribusian Gas LPG di empat lokasi.
Ke empat lokasi tersebut yakni, Kantor Camat Meuraxa, Baiturrahman, Kuta Alam dan Pasar Tani.
Namun disisi lainnya, dalam kegiatan pendistribusian di Kecamatan Syiah Kuala bertempat dilapangan Bank Aceh Gampong Ie Masen Kayee Adang , Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono bersama unsur forkopimda melakukan peninjauan terhadap warga yang melakukan antrean pembelian Gas LPG, Sabtu (6/12/2025).
Hari ini Kami bersama Unsur Forkopimda Banda Aceh melakukan peninjauan terhadap warga yang melakukan antrean pembelian Gas LPG 12Kg, Brig 5,5kg dan 3Kg dilapangan Bank Aceh Gampong Ie Masen Kayee Adang dalam keadaan tertib, dimana petugas Kepolisian telah melakukan pengaturan agar tidak terjadi kericuhan, ujar Kapolresta.
Pemerintah Kota Banda Aceh telah menetapkan syarat untuk pembelian Gas LPG dengan membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK), dan Syarat ini diberlakukan agar proses verifikasi berjalan tertib dan hanya warga yang berhak yang menerima LPG subsidi, sebut Kapolresta didampingi Kapolsek Syiah Kuala Iptu Cut Laila Surya.
Stok yang tersedia dilokasi ini yakni Gas LPG bersubsidi 3 Kg sebanyak 1.200 tabung dengan harga Rp18 ribu, gas LPG 5,5 Kg sebanyak 30 tabung dengan harga Rp95 ribu dan gas 12 Kg sebanyak 120 tabung seharga Rp195 ribu, ucap Kapolresta.
Warga yang melakukan antrean sudah mulai sejak pagi hari, dimana per 500 meter dibuatkan barisan lanjutan dan diperkirakan warga yang antrean mencapai 2 ribu KK, tambah Kapolresta.
Sementara itu, Kapolsek Syiah Kuala Iptu Cut Laila Surya mengatakan, langkah-langkah yang diambil adalah personel dalam melakukan pengamanan dan pengaturan ini gunanya untuk mencegah desakan massa, menjaga ketertiban, serta memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
" Situasi secara umum terpantau aman, terkendali, dan kondusif, meskipun terdapat kepadatan yang padat di sekitar lokasi dan ini merupakan Upaya Pemerintah Kota Banda Aceh untuk membantu kebutuhan masyarakat yang sempat langka pasca bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh," pungkas Kapolsek.


Belum ada komentar untuk artikel ini.