Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, Sabtu (29/11/2025), setelah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) sempat terganggu akibat banjir dan hujan deras.
Antrean panjang kali ini didominasi kendaraan roda dua. Antrean mencapai ratusan meter, membuat sebagian warga memilih berteduh karena teriknya matahari yang menyengat.
Sejak pagi, barisan kendaraan roda dua dan roda empat mengular hingga ke badan jalan, terutama di SPBU Jeulingke dan SPBU Lamnyong. Banyak warga bergegas mengisi BBM karena khawatir stok kembali kosong.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kapolsek Syiah Kuala, Iptu Cut Laila Surya menjelaskan, antrean Panjang yang terjadi di SPBU dalam wilayah hukumnya dikarenakan ke khawatiran warga faktor terjadinya hujan deras.
Penyebab utama kemacetan ini karena meningkatnya jumlah pengendara yang melakukan pengisian BBM menjelang pasca hujan panjang yang mengakibatkan bencana banjir dan membuat panik masyarakat takut akan kelangkaan BBM, ujar Iptu Cult Laila Surya.
Selain itu, lanjut Kapolsek, kondisi jalur masuk SPBU yang sempit sehingga kendaraan menumpuk di bahu jalan.
Tindakan dari Polsek Syiah Kuala dengan melakukan pengaturan arus lalu lintas secara manual untuk mengurai antrian, mengimbau pengendara agar tertib dalam antrean dan tidak berhenti di badan jalan serta melakukan koordinasi dengan pihak SPBU agar mempercepat pelayanan pengisian, ucap Kapolsek yang kerap disapa Cut Uya.
Selain itu, personel Polsek melakukan penguraian antrian dengan sistem buka-tutup untuk kendaraan yang masuk ke SPBU, mengatur arus dari arah Darussalam dan Jeulingke agar tidak terjadi kemacetan dan memastikan kendaraan tidak berhenti di persimpangan utama Lamnyong, sebut Kapolsek.
Cut Uya mengatakan banyaknya kendaraan mahasiswa dan warga yang melakukan pengisian menjelang malam dengan kapasitas area tunggu SPBU terbatas, dan ini menyebabkan tumpukan kendaraan keluar ke jalan utama.
Situasi kemacetan dan antrian panjang di dua SPBU berhasil ditangani oleh personil Polsek Syiah Kuala dengan tindakan cepat, humanis, pungkas Kapolsek ini.


Belum ada komentar untuk artikel ini.