BANDA ACEH – Wakapolresta Banda Aceh AKBP Benny Bathara menerima curahan hati (curhat) masyarakat terkait persoalan lapangan pekerjaan bagi pemuda hingga keresahan terhadap penggunaan knalpot brong yang dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Warkop Chek Yuke Tepi Kali, Banda Aceh, Kamis (29/10/2026), Wakapolresta menyatakan akan menampung aspirasi warga dan menyampaikannya kepada pimpinan untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi sekaligus memberikan masukan kepada Polri, khususnya Polresta Banda Aceh, dalam meningkatkan pelayanan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
AKBP Benny Bathara mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Polri untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, sejalan dengan semangat Polri bersama masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat yang hadir agar menjauhi narkoba, tidak terlibat judi online maupun pinjaman online (pinjol) yang merugikan, serta tidak menggunakan knalpot brong pada kendaraan bermotor," ujarnya.
Menurutnya, peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama kalangan pemuda, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Selain persoalan ketertiban umum, masalah pengangguran di kalangan pemuda turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.
Wakapolresta mengatakan, pihaknya akan melaporkan aspirasi masyarakat kepada pimpinan sebagai bahan masukan kepada Wali Kota Banda Aceh, khususnya terkait upaya membuka peluang kerja bagi para pemuda yang belum memiliki pekerjaan.
"Kami akan melaporkan kepada pimpinan untuk memberikan masukan kepada Wali Kota terkait penyediaan lapangan pekerjaan bagi para pemuda yang saat ini masih menganggur," katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa peluang kerja tersebut diharapkan dapat disinergikan dengan program Banda Aceh Academy yang direncanakan oleh Wali Kota Banda Aceh.
Melalui koordinasi lintas sektor, diharapkan para pemuda memperoleh kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan mendapatkan pekerjaan yang layak sehingga mampu memenuhi kebutuhan hidup serta membantu perekonomian keluarga.
AKBP Benny juga menekankan pentingnya membagikan pengalaman dan kisah keberhasilan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar dapat menjadi motivasi untuk terus berusaha meraih masa depan yang lebih baik.

"Kesuksesan yang kita raih harus disampaikan kepada masyarakat agar mereka termotivasi dan ikut bersemangat untuk mencapai kesuksesan," ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi kepada Polresta Banda Aceh karena telah memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi secara langsung.
Mereka mengaku resah dengan perilaku sejumlah pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong karena dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat.
Selain itu, keterbatasan lapangan pekerjaan juga menjadi persoalan yang diharapkan segera mendapat perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait.
Kalangan pemuda berharap Polresta Banda Aceh dapat membantu menjembatani kebutuhan mereka dengan instansi pemerintah dan lembaga pelatihan kerja agar memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mendapatkan pekerjaan.
"Kami berharap dapat dibantu untuk mendapatkan pekerjaan yang bisa menghidupi keluarga. Kami juga memiliki bekal ilmu dari Balai Latihan Kerja (BLK), sehingga berharap ada peluang yang dapat kami manfaatkan," ungkap salah seorang perwakilan masyarakat.
Masyarakat turut berharap adanya pelatihan keterampilan tambahan, termasuk pelatihan untuk menjadi satuan pengamanan (satpam), sehingga mereka memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.
Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian bersama, baik bagi kepolisian maupun Pemerintah Kota Banda Aceh, dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan membuka peluang kerja bagi generasi muda.
Melalui kegiatan serap aspirasi ini, Polresta Banda Aceh berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga berbagai persoalan sosial dapat dicarikan solusi melalui koordinasi dan kerja sama dengan pihak terkait.

Diakhir kegiatan, Wakapolresta Banda Aceh menyerahkan bantuan untuk para pengangguran.
Belum ada komentar untuk artikel ini.