Memasuki bulan suci Ramadan masyarakat di Embah untuk lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara terutama jelang waktu berbuka puasa yang kerap diwarnai peningkatan mobilitas dan kepadatan lalu lintas.Hal ini disampaikan oleh Kasat Lantas Polresta Banda Aceh Kompol Mawardi dalam dialog bersama Pro 1 RRI Banda Aceh Jumat (13/2/2026).
Kondisi fisik yang menurun akibat berpuasa dapat mempengaruhi konsentrasi pengendara di jalan raya.
"Menjelang sore hari biasanya tingkat kelelahan meningkat. Ini harus diantisipasi dengan mengurangi kecepatan menjaga jarak aman dan tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh kurang fit" ujarnya.
Ia menjelaskan mobil ngabuburit dan aktivitas berburu takjil sering memicu lonjakan kendaraan khususnya di pusat keramaian Kota Banda Aceh. Karena itu pengendara diminta tetap tertib dan mematuhi rambu lalu lintas.
Selain itu penggunaan helm standar bagi pengendara sepeda motor dan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil menjadi hal mendasar yang tidak boleh diabaikan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara karena risiko tinggi menyebabkan kecelakaan.
"Ramadan adalah bulan penuh berkah. Jangan sampai kelalaian di jalan justru menimbulkan musibah keselamatan diri dan orang lain harus menjadi prioritas" tegasnya.
Ia juga mengajak orang tua untuk mengawasi anak-anak yang berkendara terutama pada malam hari setelah salat tarawih guna mencegah aksi kebut-kebutan maupun balap liar.
Dengan meningkatnya kesadaran dan disiplin, diharapkan suasana Ramadan di Banda Aceh dapat berlangsung aman nyaman dan penuh khidmat.


Belum ada komentar untuk artikel ini.